Friday, August 5, 2011

Bagaimana Membuat 1 Solusi Jitu Agar Tujuan Masa Depan Anda Terlaksana Dan Membebaskan Sebagian Besar Masalah Finansial Anda?!


www.AstroDigi.com

Bacalah artikel berikut ini karena berguna untuk Anda dan keluarga Anda!!!

Biasanya orang menabung untuk tujuan:

1. Dana darurat keluarga
2. Dana pendidikan anak
3. Dana pensiun di hari tua/masa depan yang lebih baik

Contoh:

Pak Ali adalah seorang karyawan berusia 30 tahun, ingin menabung setiap bulannya
2 juta. Ada 3 alternatif menabung yang dapat dipilih oleh Pak Ali.

===============================================================
Alternatif I : Menabung di Bank

Bulan 1: Rp. 2jt Saldo: Rp. 2jt
Bulan 2: Rp. 2jt Saldo: Rp. 4jt
Bulan 3: Rp. 2jt Saldo: Rp. 6jt
Bulan 4: Pak Ali jatuh sakit kritis dan butuh biaya Rp. 300.000.000,-

Apakah bank mau membayar biaya rumah sakitnya? TIDAK. . . karena saldo pak Ali baru Rp. 6jt, maka bank hanya bisa mengeluarkan uang sejumlah Rp. 6jt, sesuai yang telah ditabungkan pak Ali.

===============================================================
Alternatif II : Menabung di Bank Berasuransi

Bulan 1: Rp. 2jt Saldo: Rp. 2jt
Bulan 2: Rp. 2jt Saldo: Rp. 4jt
Bulan 3: Rp. 2jt Saldo: Rp. 6jt
Bulan 4: Pak Ali jatuh sakit kritis dan butuh biaya Rp. 300.000.000,-

Apakah bank mau membayar biaya rumah sakitnya? YA. . . karena bank berasuransi, maka bank bisa membayarkan biaya rumah sakit pak Ali.

Tapi bagaimana dengan TABUNGANnya? Saldo tabungan pak Ali akan tetap berjumlah
Rp. 6jt, sesuai dengan nilai uang yang telah dia tabungkan.

===============================================================
Alternatif III : Menabung di Tabungan PLUS

Bulan 1: Rp. 2jt Saldo: Rp. 2jt
Bulan 2: Rp. 2jt Saldo: Rp. 4jt
Bulan 3: Rp. 2jt Saldo: Rp. 6jt
Bulan 4: Pak Ali jatuh sakit kritis dan butuh biaya Rp. 300.000.000,-

Apakah bank mau membayar biaya rumah sakitnya? YA. . . karena Tabungan PLUS juga berasuransi, maka bank bisa membayarkan biaya rumah sakit pak Ali.

Tapi bagaimana dengan TABUNGANnya? Tabungan PLUS akan MENABUNGKAN Rp. 2.jt SETIAP BULANNYA hingga pak Ali berusia 65 tahun.

Dengan demikian tujuan menabung pak Ali akan tercapai meskipun pak Ali tidak lagi menabung.

===============================================================

Apakah semua ini MUNGKIN?? Adakah Tabungan PLUS seperti pada ilustrasi diatas??

Banyak orang yang belum tahu adanya alternatif menabung di Tabungan PLUS. PT. Prudential Life Assurance, mempersembahkan Tabungan sekaligus Jaminan Proteksi (Kecelakaan, Cacat, Rawat Inap, Icu, Kondisi Kritis Lainnya). Tabungan
dapat diambil sewaktu-waktu
atau berjangka
(untuk Dana Pendidikan, Dana Pensiun, dll).

Perusahaan ini berasal dari Inggris (telah membuka cabang di seluruh dunia) dan telah mengelola dana keuangan selama lebih dari 150 tahun.

www.AstroDigi.com

Menurut majalah independen "Investor", PT. Prudential Life Assurance, merupakan Perusahaan Financial terbaik tahun 2002 sampai 2009, tentunya prestasi tersebut dicapai karena kinerja dan kekuatan financial yang solid dari sebuah perusahaan, karena penghargaan yang ada didapat selama 8 tahun berturut-turut.

Anda diperbolehkan membuka rekening mulai dari 300rb perbulan bila Anda ingin mencoba sebagai permulaan.

Anda juga dapat membuka Tabungan PLUS untuk anak di PT. Prudential Life Assurance, dengan kelebihan sebagai berikut:

1. Dana bisa diambil kapan saja tanpa harus menunggu tahun keberapa baru boleh diambil

2. Perlindungan parent payor jika mengalami cacat tetap total atau memenuhi kriteria salah satu dari 33 jenis penyakit kritis (penyakit yg diderita sebelum usia 65 tahun) maka setoran STOP dan prudential memberikan uang sejumlah setoran setiap bulan hingga usia 65 tahun

3. Perlindungan jiwa dan kesehatan (rawat inap, ICU)juga dicover

Setelah membaca tulisan diatas apabila Anda memutuskan ingin membuka rekening ini namun belum mengerti benar tentang manfaatnya atau butuh keterangan lebih lanjut.

HUBUNGI SAYA:

NINO GUEVARA RUWANO
PT. Prudential Life Assurance
finance@astrodigi.com
021 - 272.99.620
0856.9284.7599 (Call/SMS)

Saya dengan senang hati akan memberikan informasi gratis, tanpa mengharuskan anda membuka rekening ini.

Jadi tunggu apa lagi?? Hubungi saya sekarang juga untuk memperoleh informasi gratis ini.

Website: http://finance.astrodigi.com/



Formulir Sampel Perhitungan Nilai Tabungan

Dapatkan informasi lebih akurat dan detail mengenai ilustrasi (gambaran) fasilitas TABUNGAN PLUS dengan mengisi formulir informasi dibawah ini.

Saya akan kirimkan perhitungan mengenai nilai tabungan dan fasilitas yang dapat anda peroleh dengan jumlah uang yang akan anda tabungkan. Fasilitas ini gratis, tanpa dipungut biaya, dan anda tidak diharuskan membuka tabungan.

Data perhitungan akan saya kirim via email, segera setelah data yang anda isikan di formulir dibawah saya terima. Terima kasih . . :)

Monday, July 11, 2011

Saipul Jamil Akan Terima 1 Miliar Dari Asuransi


www.AstroDigi.com

Poskota.co.id | Rabu, 7 Sep 2011 | Di balik musibah pasti ada hikmah yang bisa dipetik. Begitu pula yang dialami Saipul Jamil. Meninggalnya sang istri, Virginia Anggaraeni, dalam kecelakaan di KM 97 Tol Cipularang,Purwakarta, Jawa Barat, selain membuat Saipul sedih juga akan mendpat berkah karena akan mendapatkan asuransi Rp1 miliar dengan polis atas nama tertanggung Virginia.

Friday, March 4, 2011

Menabung Tidak Akan Cukup, Mulailah Berinvestasi!


www.AstroDigi.com

KOMPAS.com | Rabu, 18 Agst 2010 | Jika Anda dan suami saat ini memikirkan untuk merencanakan dana pendidikan untuk anak atau dana pensiun, cara apa yang Anda pilih? Menabung atau investasi?

Ambil saja contoh, rencana biaya pendidikan perguruan tinggi satu anak dalam periode 18 tahun mendatang. Karena biaya kuliah selalu naik akibat inflasi, Anda perlu menyisihkan Rp 3,5 hingga Rp 6 juta per bulan dalam bentuk tabungan. Biaya ini wajib dikeluarkan dari penghasilan Anda dan suami, di luar pengeluaran rutin lainnya. Coba kalkulasi, apakah Anda dan suami memiliki kemampuan ini?

Riset Membuktikan: Orang Indonesia Tidak Disiplin Menabung


www.AstroDigi.com

KOMPAS.com | Kamis, 3 Mar 2010 | Riset menunjukkan, semakin banyak orang menyadari pentingnya perencanaan keuangan dan cara mengelola uang yang baik dan benar. Kemandirian finansial menjadi tujuan banyak orang, terutama mereka yang berusia matang dan memiliki penghasilan rata-rata Rp 10 juta per bulan, baik laki-laki maupun perempuan.

Edukasi mengenai tata kelola keuangan personal rupanya berdampak positif bagi mereka yang memiliki fasilitas keuangan seperti kartu kredit dan rekening di bank. Pemahaman mengenai cara mengelola dan merencanakan keuangan ini membuat 89 persen orang Indonesia merasa lebih optimistis menghadapi masa depan dengan kemandirian finansialnya.

Sunday, July 25, 2010

Perencanaan Finansial Untuk Menyambut Kehadiran Anak


www.AstroDigi.com

KOMPAS.com | Senin, 19 Juli 2010 | Kebanyakan pasutri (pasangan suami istri) tentunya menginginkan kehadiran anak dalam keluarga. Namun memiliki anak membutuhkan perencanaan finansial yang matang, sesuai prioritas kebutuhan sejak merencanakan memilili anak.

Ligwina Hananto, perencana keuangan, menegaskan sudah waktunya bagi para calon orangtua untuk membuat perencanaan keuangan saat memutuskan memiliki anak. Kesadaran ini perlu dibangun sejak awal, bahkan lebih baik lagi jika disiapkan atau dibicarakan sebelum menikah.

Sunday, July 18, 2010

Rencanakan Secara Benar Dan Hidup Secara Benar


www.AstroDigi.com

Detikfinance.com | Selasa, 07 April 2009 | Taufik Gumulya | Hidup dan kehidupan.., manusia dan perencanaan.., sudah merupakan suatu kebutuhan. Begitu besarnya kebutuhan ini sehingga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktifitas sehari hari. Bagi seorang pebisnis akan melakukan perencanaan strategis agar barang maupun jasa yang dipasarkan dapat segera diserap oleh pasar, seorang petani jagung akan merencanakan untuk menjual hasil panen jagungnya kelak 3 bulan kedepan dan hasil penjualan akan direncanakan untuk membayar biaya sekolah anaknya dan sebagainya.

Peran perencanaan begitu penting sehingga tidak bisa diabaikan oleh siapapun yang sedang melakukan aktifitas, kita ketahui dalam dunia yang modern saat ini, perencanan bisnis (barang dan jasa) yang dilakukan pada akhirnya ditujukan untuk mendapatkan uang, namun ironisnya kita seringkali tidak melakukan perencanaan terhadap uang yang didapat dari hasil 'keringat' sendiri.

Lakukan Investasi, Hindari Spekulasi


www.AstroDigi.com

DetikFinance.com | Taufik Gumulya | Rabu, 10 Februari 2010 | Pembaca yang bijaksana, dalam artikel kali ini ingin saya sampaikan bahwa setelah kita melakukan evaluasi penghasilan langkah selanjutnya adalah melakukan perencanaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan finansial dikemudian hari.

Sebelum kami membahasnya, ingin kami menjawab beberapa pertanyaan yang terkait dengan artikel yang lampau. Banyak yang menyatakan bahwa contoh pada artikel yang lalu jumlah penghasilannya cukup besar, dapat kami jelaskan bahwa yang terpenting bukan melihat angkanya namun lihatlah formulasinya, kunci utama bukan besarnya penghasilan tetapi terapkan formulasi perhitungan penghasilan sehingga masuk dalam kondisi penghasilan yang wajar.

Merencanakan Biaya Pernikahan


www.AstroDigi.com

Keuangankeluarga.com | 29 Juni 2010 | Pernikahan merupakan peristiwa yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Tentunya, setiap pasangan yang akan menikah mendambakan suatu acara pernikahan yang sesuai dengan keinginannya. Untuk mewujudkannya diperlukan perencanaan keuangan yang matang agar pernikahan yang menjadi impian dapat tercapai. Berikut dijabarkan 5 hal utama yang perlu dilakukan dalam merencanakan biaya pernikahan.

Hargai Diri Anda Dengan Mewajibkan Diri Anda Menabung


www.AstroDigi.com

DetikFinance.com | Budi Cahyadi | Senin, 26 Juli 2010 | Tak jarang kita mendengar penolakan, seperti: "Aduh, mahal sekali biaya di calon sekolah pilihanmu Nak. Nampaknya kami tak mampu membiayainya. Kamu tahu kan ? Ayah tidak punya uang sebanyak itu. Pilih saja sekolahan yang lebih murah".

Sudah dapat ditebak suasana hati si anak, yang kecewa tidak mendapatkan apa yang didambakannya. Tidak jarang pula sang Ayah menyesal. "Kalau saja aku menabung sejak dulu, tentu anakku tak perlu kecewa seperti ini". Nasi sudah menjadi bubur.

Hitung Kembali Penghasilan Anda


www.AstroDigi.com

DetikFinance.com | Senin, 18 Januari 2010 | Taufik Gumulya | Pembaca yang bijak diawal tahun 2010 ini kami ingin menyampaikan bahwa mumpung masih awal tahun semangat untuk lebih maju pasti masih besar demikian juga dengan semangat untuk menjadi lebih kaya pasti juga sangat besar.

Pada artikel kami yang pertama telah kami sampaikan bagaimana menyikapi kondisi agar kita dapat mencapai fase I yaitu kesehatan keuangan. Pada artikel ini juga sekalian kami bahas beberapa pertanyaan terkait dengan arikel kami yang pertama khususnya mengenai hutang yang memang merupakan merupakan 'makhluk' yang dapat berfungsi sebagai 'madu dan racun', berikut adalah paparannya:

Saturday, July 17, 2010

Mengelola Keuangan Keluarga Dengan Kaidah Islami


www.AstroDigi.com

keuangankeluarga.com | 8 Februari 2007 | Dalam kaidah fikih, ekonomi keluarga mutlak tanggung jawab suami. Jika istri bekerja hasilnya untuk diri sendiri. Bila ditujukan untuk mencukupi kebutuhan keluarga, maka bernilai sedekah.

Pos apa yang pertama kali kita sisihkan saat pertama kali menerima gaji? Banyak ibu rumah tangga, lajang, dan para bapak menulis belanja rutin. Menurut perencana keuangan keluarga Achmad Ghazali, jawaban itu kurang benar. “Yang benar adalah sisihkan dulu untuk zakat, infak dan sedekah (ZIS), bayar utang, menabung baru belanja rutin.”

Friday, July 16, 2010

9 Tips Mengelola Finansial Untuk Isteri Cerdas


www.AstroDigi.com

DetikFinance.com | Budi Cahyadi | Selasa, 21 Juli 2009 | Sering kita dengar seorang suami memberikan alasan, "Saya tanya 'direktur keuangan' dulu ya". Dan kita mahfum bahwa yang dimaksud adalah isterinya.

Sudah menjadi tradisi masyarakat kita bahwa seorang isteri adalah pengelola rumah tangga, terutama dalam hal pengelolaan keuangan rumah tangga. Tantangan finansial seorang isteri pun cukup beragam, mulai dari naik turunnya pendapatan keluarga, menjaga anggaran rumah tangga jangan sampai defisit, sampai kepada ancaman kekurangan dana untuk kebutuhan hari tua.

Sunday, January 3, 2010

Menghindari Kecelakaan Finansial



Minggu, 6 Desember 2009 | 06:45 WIB | Elvyn G Masassya
KOMPAS.com - Kecelakaan bisa terkait dengan aktivitas keuangan. Kecelakaan keuangan yang paling banyak dialami orang adalah ketika penghasilan dirasa tidak pernah cukup untuk membiayai pengeluaran. Selalu merasa kurang kendati jika mau mengurangi konsumsi, penghasilan yang diperoleh masih mampu untuk membiayai hidup.

Tuesday, October 27, 2009

Persiapkan sejak Usia 35 Tahun


www.AstroDigi.com

Kompas | Minggu, 25 Oktober 2009 | 02:39 WIB
Berbicara tentang masa pensiun berarti membicarakan orang-orang yang sudah masuk kategori lanjut usia. Untuk memahami berbagai masalah psikologis yang mungkin timbul pada mereka yang menjalani pensiun, perlu dipahami psikologi dari manusia yang memasuki tahapan lanjut usia ini.
 

FINANCIAL PLANNER

Counter